Langsung ke konten utama

Pesan yang Merubah Hidupmu

sumber: Google

📜 Pesan yang Merubah Hidupmu

Ucapan terindah yang aku dengar dari Ibnul Qayyim rahimahullah, beliau berkata:

Jangan kau larut dalam setiap kejadian melebihi batas wajarnya. Jangan kau cari nilai dirimu pada pandangan manusia, namun carilah di dalam hatimu. Apabila hatimu nyaman, nilai dirimu akan menjadi tinggi dengan sendirinya. Apabila kau mengetahui dirimu, tidak akan ada gunanya cibiran manusia kepadamu.

Jangan kau larut dalam kegelisahan terhadap dunia, karena ia adalah milik Allah. Jangan kau gelisah dengan harta, karena ia datangnya dari Allah. Jangan kau gelisah dengan masa depan, karena ia pun di tangan Allah. Namun kau gelisah dengan satu hal, bagaimana kau mencari ridha Allah. Karena sesungguhnya jika kau telah membuat Allah ridha, Allah pasti ridha kepadamu dan membuat manusia ridha kepadamu, memberi kecukupan kepadamu dan menjadikan dirimu kaya.

Janganlah berputus asa! Jangan berputus asa dari kehidupan yang membuat hatimu menangis! Namun katakan: Ya Allah, gantikanlah dengan yang lebih baik di dunia dan akhirat. Kesedihan akan sirna dengan sujud, dan kebahagiaan akan datang dengan sebuah doa. Allah tidak lupa tentang kebaikan yang kau perbuat, kesusahan orang lain yang kau bantu, linangan air mata yang hampir tumpah yang telah kau bahagiakan.

Jalani hidupmu dengan prinsip berbuat baik meskipun kau tidak mendapatkan balasan kebaikan. Bukan karena manusia, namun karena Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik. Rendahkan tanganmu dengan sedekah, niscaya akan berguguran tali-tali penderitaan dari atas pundakmu. Ketahuilah kebutuhanmu untuk bersedekah melebihi kebutuhan mereka yang menerima sedekahmu. Pesan ini adalah sebuah kado yang aku hadiahkan kepada diriku sendiri dan orang-orang yang aku cintai karena Allah, yaitu kalian semua.

#dirumahaja
*_PPMI MADINAH_*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAMBIL HIKMAH (Part 2 "Hadiah Istimewa Untuk Bunda Hebat)

  HADIAH ISTIMEWA UNTUK BUNDA HEBAT Hadiah untuk para ibu yang diuji dengan kesehatan anak Penulis: UmA 2. Mengambil Hikmah Selalu ada hikmah dari setiap kejadian, mungkin agar kita lebih dewasa, atau seringkali agar kita sadar dan kembali meniti jalan kebenaran. Atau terkadang melalui kejadian tersebut, ada pembelajaran istimewa yang Allah ingin hadirkan dalam kehidupan. Itulah yang terjadi saat ujian demi ujian seolah bertumpuk-tumpuk memenuhi tenggorokan. Bunda, cobalah untuk terus berprasangka baik kepada Sang Pencipta. Itulah langkah awal untuk mendidik jiwa ketika musibah menyapa. Sebab prasangka baik akan bernilai pahala dan membuahkan kebahagiaan serta kebaikan. Sebaliknya, berprasangka buruk dan mencela takdir-Nya hanya akan menyisakan kesempitan serta membawa diri dalam jurang keputusasaan. Buruk sangka hanya akan membuat hidup ke depannya lebih sulit, masalah lain pun akan bermunculan. Sungguh, itu terjadi. Mungkin, terus menjaga prasangka baik itu berat, tapi teruslah m...

BUNDA, JANGAN BERSENDIRIAN (PART 11 "Hadiah Istimewa Untuk Bunda Hebat")

  BUNDA, JANGAN BERSENDIRIAN Bunda, jangan merasa sendiri. Tentu karena memang kita tak pernah sendirian, sebab Allah ta’ala Maha Melihat dan Mengawasi kita. “Dan Allah bersama kamu (dengan ilmu-Nya) di mana saja kamu berada.” [QS. Al-Hadid: 4] Kemudian, Bunda, apa yang Bunda alami bukan hanya Bunda satu-satunya. Berdasarkan data berjalan 2020 dari Biro Pusat Statistik (BPS), jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,5 juta atau sekitar lima persen (Kemensos). Entah itu dari sisi intelektual, mental, sensorik, dan ganda/multi. Selain itu, Ketua Pusat Layanan Penyakit Langka di  Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo  atau RSCM, Dr. dr. Damayanti Rusli Sjarif Sp.A(K) menyebut diperkirakan ada 10 persen dari total penduduk atau sekitar 25 juta orang yang menderita penyakit langka di Indonesia. Bukankah angka yang cukup fantastis? Maka kuatkanlah hatimu, Bunda! Dan siapkan diri untuk mencari informasi dan komunitas. Minimal kita bisa mendapatkan ilmu tentang penanganan ...

Bukan Mengejar Angan

  Untukmu yang merindukan kebaikan Yang siang malamnya berharap dipenuhi kebahagiaan Untukmu yang jiwanya merindukan keberkahan Di setiap hela nafas hingga ke-semu-an pamit pulang Kadang engkau mungkin merasa, bahwa bahagia hanyalah dongeng yang takkan jadi nyata bahwa bahagia hanya untuk mereka yang punya segala kemewahan atau bahkan, bahagia hanyalah sandiwara yang dipaksakan Tetapi kawan.. Bahagia bukanlah fatamorgana Bahagia adalah kenyataan bagi mereka yang mau berjuang untuknya Ia akan memenuhi hati saat musuhnya terusir pergi Bahagia yang tak kenal waktu, usia, atau tempat Setiap saat ia ada.. hingga waktunya berpisah dari dunia Satu hal yang perlu engkau camkan, Bahagia itu punya harga mahal.. Tetapi bukan dengan rupiah, dollar, emas, perak, atau perhiasan lainnya Maukah engkau mengetahuinya? Bahagia itu bernama 'ihsan', yang datang bersama islam dan iman Bahagia itu ialah saat engkau selalu merasa dekat dengan Robbul Ízzah Bahagia itu saat engkau tahu bahwa Dia ázza wa...