Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Renungan

IRINGI DENGAN KETAATAN (PART 5 "Hadiah Istimewa untuk Bunda Hebat")

  Iringi dengan Ketaatan Penulis: umA “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia  berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran .” (Terjemah Q.s. Al-Baqarah: 186) Allah ta’ala pasti akan mengabulkan do’a selama seseorang menjauhi hal-hal yang menyebabkan do’a itu terkatung-katung atau tertolak, misalnya makanan dan pakaian haram. Di sisi lain, Allah ta’ala pun membocorkan sebab-sebab do’a itu mudah dimakbulkan. Selain dengan memenuhi adabnya, juga mengiringi do’a itu dengan ketaatan. Allah  Ta’ala  juga berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللّهَ مَعَ الصَّابِرِين َ “ Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar ”  (QS. Al Baqarah: 153) Dal...

MEMINTA PERTOLONGAN ALLAH (Part 4 "Hadiah Istimewa Untuk Bunda Hebat")

HADIAH ISTIMEWA UNTUK BUNDA HEBAT Hadiah untuk para ibu yang diuji dengan kesehatan anak. Penulis: Uma 3. Meminta Pertolongan Allah Allah ta’ala berfirman: ي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ “Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina“. (QS. Ghafir: 60) Tidak menyangka, tidak siap, tidakmau, tidak terima. Mungkin itulah serangkaian penolakan diri ketika musibah menyapa tiba-tiba. Rasanya baru 1 jam lalu ia tertawa, kini sudah terbaring tak berdaya. Rasanya baru kemarin mendengar canda tawanya, kini ia sudah tak ada.  Ya, sebagian besar orang tua yang kami temui merasa anaknya sangat tiba-tiba dipanggil pulang. Bahkan bagi orang tua seperti kami yang sudah menjalani proses pulang balik Rumah sakit hampir setiap pekan, rasanya masih begitu berat. Menunjukk...

TENTANG PILIHAN ALLAH (Part 3 "Hadiah Istimewa Untuk Bunda Hebat")

  HADIAH ISTIMEWA UNTUK BUNDA HEBAT Hadiah untuk para ibu yang diuji dengan kesehatan anak Penulis: UmA 3. Tentang Pilihan Allah “Sabarlah dengan ujian ini, kamu adalah wanita pilihan”, kurang lebih begitulah bunyi kalimat penyemangat yang sering disampaikan kepada para bunda yang sedang diuji dengan anak mereka. Sekilas, kalimat ini memang tampak meotivasi, tapi tahukah? Ternyata bagi para bunda yang sedang dalam proses menjalani ujian menemani buah hatinya dalam masa-masa kritis ternyata kalimat ini membuat mereka sedih dan tak terima. Sebut saja Bunda A, yang harus menemani sang anak selama 4 bulan di Rumah sakit dengan perjuangan stoma* anak yang sangat butuh perhatian. Ya, awal masuk Rumah sakit karena usus buntu pecah dan cukup parah sehingga harus kolostomi, ditambah terpapar covid ketika dirawat sehingga operasi tutup kolostomi pun harus terus tertunda, perjalanan batin sang ibu tentu penuh dengan dinamika. Dan ia pun berkata, “Jika orang bilang ‘kamu dipilih’, saya tidak p...

MENGAMBIL HIKMAH (Part 2 "Hadiah Istimewa Untuk Bunda Hebat)

  HADIAH ISTIMEWA UNTUK BUNDA HEBAT Hadiah untuk para ibu yang diuji dengan kesehatan anak Penulis: UmA 2. Mengambil Hikmah Selalu ada hikmah dari setiap kejadian, mungkin agar kita lebih dewasa, atau seringkali agar kita sadar dan kembali meniti jalan kebenaran. Atau terkadang melalui kejadian tersebut, ada pembelajaran istimewa yang Allah ingin hadirkan dalam kehidupan. Itulah yang terjadi saat ujian demi ujian seolah bertumpuk-tumpuk memenuhi tenggorokan. Bunda, cobalah untuk terus berprasangka baik kepada Sang Pencipta. Itulah langkah awal untuk mendidik jiwa ketika musibah menyapa. Sebab prasangka baik akan bernilai pahala dan membuahkan kebahagiaan serta kebaikan. Sebaliknya, berprasangka buruk dan mencela takdir-Nya hanya akan menyisakan kesempitan serta membawa diri dalam jurang keputusasaan. Buruk sangka hanya akan membuat hidup ke depannya lebih sulit, masalah lain pun akan bermunculan. Sungguh, itu terjadi. Mungkin, terus menjaga prasangka baik itu berat, tapi teruslah m...

Kisah Sang Tukang Sisir

 _ Bismillahirrahmanirrahiim _ Dengan nama Rabbul ‘alamin, Ar-Rahman, Ar-rahiim Ukhti , ingin kukisahkan padamu kisah yang diberitakan oleh Sang Nabi Tentang keteguhan seorang wanita shalihah yang menusuk langit dengan mewanginya Membuat bertanya-tanya Rasulullah di saat isra’nya Ialah wanita tukang sisir anak Fir’aun Yang namanya pun mungkin tak kita tahu Tetapi wanginya semerbak harum  Membuat kita iti dan juga semoga semangat untuk meneladaninya Sebuah kisah darinya yang diuji dengan fitnah berat dunia Namun, begitulah dunia dibandingkan akhirat Sungguh sangat sedikit ‎قُلۡ مَتَاعُ الدُّنۡيَا قَلِيۡلٌ‌ ۚ وَالۡاٰخِرَةُ خَيۡرٌ لِّمَنِ اتَّقٰى وَلَا تُظۡلَمُوۡنَ فَتِيۡلًا “Katakanlah, "Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa (mendapat pahala turut berperang) dan kamu tidak akan dizhalimi sedikit pun." (Qs. An-nisa: 77) Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “...

Membenahi Ukhuwah Kita

  Membenahi Ukhuwah Kita Oleh: umA di Bumi Allah Ukhuwah itu bukan fatamorgana Ia sungguh benar-benar ada Hanya saja, suka tak suka, hari ini kita dihadapkan kenyataaan berat Ukhuwah, entah mengapa, seolah mati rasa Masih adakah penerus Sa’ad bin Ar-Rabi yang rela melepaskan hartanya hingga separuhnya untuk saudaranya yang berhijrah karena Allah? Masih adakah penerus Salman Al-Farisi yang bahkan meridhai dan turut berbahagia ketika ternyata wanita idamannya malah memilih sahabatnya sendiri? Masih adakah penerus 3 sahabat di Perang Yarmuk yang saling merelakan air di saat sakaratnya hingga mereka rela menjemput syahid dalam keadaan dahaga? Allahu akbar.. Masih adakah wajah manis yang seharusnya bisa lebih indah kepada saudara seiman yang sama-sama berjuang di jalan Allah? Masih adakah tegur sapa ringan yang boleh jadi menguatkan jiwa yang sedang resah? Kemanakah rangkulan-rangkulan yang saling menguatkan, padahal kita berkata ‘sama-sama pejuang Allah’? Banyak yg memilih mundur nyata...

SURAT CINTA DI AKHIR RAMADHAN

  Surat Cinta di Akhir Ramadhan Oleh: umA  Assalamu’alaikum B agaimana kabarmu di akhir Ramadhan? Apakah engkau berbahagia? Ataukah air mata tengah membasahi pipimu? Atau.. mungkin perasaan campur aduk entah bagaimana mengutarakannya. Sahabat, di akhir Ramadhan ini, tidak semua kita memiliki kondisi yang sama. Ada yang diberikan kemampuan oleh Allah untuk beri’tikaf, memaksimalkan tilawah hingga berkali-kali khatam, atau dimudahkan untuk menegakkan punggung berdiri berlama-lama shalat.  Tapi ada juga, yang harus menahan pedih terbaring tak berdaya, menitikkan air mata karena tak mampu puasa, atau harus mengorbankan waktu dan tenaga untuk sesuap nasi keluarga. Tapi, tahukah kawan, rahmat Allah begitu luas! Ibadah itu semua yang diridhai Allah, tak terbatas pada shalat dan puasa saja, walau keduanya adalah amalan paling utama. Namun, ada di antara kita yang harus membantu orang tua mengaduk-aduk beras atau mengisi ketupat. Itu pun bisa bernilai ibadah jika niat kita untuk m...

Petuah Ulama 2

Urgensi amal yang benar 🌿 Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata: "Ihsan dalam beramal lebih penting daripada sekadar memperbanyak amalan, meskipun banyak beramal itu diperlukan, tetapi yang lebih penting adalah ihsan dalam beramal. 🌹 Dikatakan kepada Abu Ali Ibn Al-Fudayl Ibn Iyad:  Wahai Abu Ali, apakah arti أحسن العمل (amal yang paling baik)? Beliau  berkata: "Yang paling ikhlas dan paling benar."  ⏩ “Jika suatu perbuatan itu ikhlas namun tidak benar, maka tidak akan diterima, dan jika benar tapi tidak ikhlas, maka tidak akan diterima, hingga ikhlas dan benar.”  ⏩ “Ikhlas itu hendaknya semata-mata untuk Allah, dan benar itu adalah berada di atas Sunnah". 📚(https://binbaz.org.sa/fatwas/2746/)  ✒ *Komisi Muslimah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah* =======

Petuah Ulama 1

Buah Keimanan Pada Takdir 🌿 Tidaklah Seseorang beriman kepada takdir dengan benar, melainkan ia akan mengetahui hikmah Allah Ta'ala di balik kebaikan dan keburukan yang ia dapatkan, juga semakin menyadari bahwa di balik apa yang ia pikirkan dan khayalkan ada Dzat Yang Maha Besar, Maha Tau dan Maha bijaksana 🌹 _boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui._  📚 Qs. Al Baqarah: 216 📚 (Al Iman Bi Al Qadha Wa Al Qadr, Syekh Muhammad Bin Ibrahim Al Hamd, hal. 37) ✒ *Komisi Muslimah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah* =======

𝒮𝓎𝒶𝒾𝓇 𝒴𝒶𝓃𝑔 Mℯ𝓂𝒷𝓊𝒶𝓉 ℐ𝓂𝒶𝓂 𝒜𝒽𝓂𝒶𝒹 Mℯ𝓃𝒶𝓃𝑔𝒾𝓈 𝒯ℯ𝓇𝓈ℯ𝒹𝓊-𝓈ℯ𝒹𝓊

https://www.dictio.id/uploads/db3342/original/3X/d/4/d459a6eb8aba91e16f8500acfcdb60d924019682.jpeg   𝒮𝓎𝒶𝒾𝓇 𝒴𝒶𝓃𝑔 Mℯ𝓂𝒷𝓊𝒶𝓉 ℐ𝓂𝒶𝓂 𝒜𝒽𝓂𝒶𝒹 Mℯ𝓃𝒶𝓃𝑔𝒾𝓈 𝒯ℯ𝓇𝓈ℯ𝒹𝓊-𝓈ℯ𝒹𝓊 Jika Rabb-ku berkata kepadaku, “Apakah engkau tidak malu bermaksiat kepada-Ku?” Engkau menutupi dosamu dari makhluk-Ku tapi dengan kemaksiatan engkau mendatangi-Ku Maka bagaimana aku akan menjawabnya? Aduhai, celakalah aku dan siapa yang mampu melindungiku? Aku terus menghibur jiwaku dengan angan-angan dari waktu ke waktu Dan aku lalai terhadap apa yang akan datang setelah kematian dan apa yang akan datang setelah aku dikafani Seolah-olah aku akan hidup selamanya dan kematian tidak akan menghampiriku Dan ketika sakaratul maut yang sangat berat datang menghampiriku, siapakah yang mampu melindungiku? Aku melihat wajah-wajah manusia, tidakkah ada di antara mereka yang akan menebusku? Aku akan ditanya tentang apa yang telah aku persiapkan untuk dapat menyelamatkanku (di hari pembalasan) Maka bagaiman...

Makna Merdeka Bagi Jomblo Berkualitas

  Oleh: Kurnia Merdeka artinya tidak bersandar pada seseorang yang hanya kan membuatmu kecewa Merdeka artinya tidak lupa diri saat dipuji, tak pula sakit hati saat dicaci Merdeka artinya menikmati kesendirian dengan perubahan dan pemantasan Merdeka artinya berani hijrah tanpa harus takut akan ejekan dan celaan Merdeka artinya keluar dari friendzone masuk ke halalzone Merdeka artinya berani menghalalkan dengan penuh keyakinanan Merdeka artinya berani memilih yang terbaik untuk dunia akhiratmu Merdeka itu artinya menebarkan kebaikan pada orang sekitar yang kau cintai dan membutuhkan Merdeka itu artinya percaya diri menatap masa depan, juga berdamai dengan masa lalu Merdeka itu artinya memilih tuk memaafkan, walau kau mampu tuk membalas.  Merdeka itu .... *Jawab dengan versimu sendiri 😄

Nafas adalah Buahnya

Sumber: Unsplash Suatu masa kita akan kembali Pada Pencipta yang menitip kita dalam seonggok jasad Kita akan kembali, menghamparkan catatan nafas kita Kita akan kembali, mencuatkan buah-buah amalan Kita akan kembali, pada kepastian masa yang selalu diperingatkan Takkan ada jalan keluar darurat Takkan ada kebinasaan Kekal, tanpa ada akhirnya Dan kita sedang mengumpul bekal ke sana Kita sedang merajut nafas-nafas ketaatan Karena nafas adalah buahnya Buah dari pohon ketauhidan yang akarnya tertanam kokoh dalam jiwa Jika akarnya rapuh, maka rapuhlah pohonnya Dan binasalah buahnya Jika ia kokoh, buah akan mempermanisnya Ya, kita sedang mengumpul Buah-buah yang akan kita tuai Untuk dipersembahkan kepada Raja, Pemilik Alam Semesta Apa yang engkau persembahkan?

Dimana Letak Kekayaanmu?

Sumber: Unsplash Sebenarnya aku sangat ingin bercita kaya Tetapi jika kekayaan itu membuatku jatuh ke neraka Maka biarlah aku hidup berkecukupan, walau apa adanya Hidup ini akan berganti Menjadi puing-puing yang akan di susun kembali Dari catatan-catatan amal yang kita patri Entah baik atau buruk, balasannya akan menanti Aku teringat kisah seorang yang sangat terkenal. Bukan hanya dikenal di negara ini tetapi hingga mancanegara. Sebuah nama yang dikenal dan dijadikan sebuah istilah, "Harta Karun". Tetapi apakah kisahnya baik? Ya, 'baik' untuk dijadikan pelajaran. Karun namanya. Seorang yang awalnya tak punya apa-apa. Jangankan harta yang berlimpah, makan pun seadanya. Miskin dan papa. Tapi, kala itu ia tidaklah congkak dan angkuh. Hingga tatkala Allah memberinya kelimpahan harta. Maka bangkitlah kesombongannya. Ia yang tadinya bukan siapa-siapa menjadi dikenal oleh orang banyak. Orang-orang mengingatkannya tatkala melihatnya melampaui batas, bah...

Kisah: Ramadhanku yang Lalu dan Kini, Ramadhanku yang Selalu Dinanti

sumber: Google Bissmillahirrohmanirrohiim Ramadhan yang dirindu akan segera mengetuk pintu rumah-rumah kita . Insyaa Allah ia akan bersama kita selama -+30 hari,  dan akan banyak membawa keberkahan untuk kita semua.  Karena Ramadhan adalah madrasah yang mengajarkan kita untuk semangat melakukan banyak amalan yang dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya. Iyaa, salah satunya ialah berbagi dengan sesama ,😢 Jadi teringat siang itu, ahad 28 april 2019. Di awal tahun aku bergabung bersama Muslimah Wahdah Jaksel, ketika aku dan akhwat melakukan mubes (Musyawarah besar) di teras masjid favorit kami sebelum Ramadhan tiba. Kami saling bertukar pendapat,  ide, masukan-masukan untuk apa-apa saja yang akan kami persiapkan untuk menyambut Ramadhan . Di setiap pertemuan itulah selalu ada kecerian, keseruan dan semangat mereka yang luar biasa, yang selalu membuatku rindu dan semakin termotivasi. Rindu, bukan hanya karena membahas tentang dakwah saja ketika duduk bersama mereka ...

Dengan Apa Kita Akan Dikenang

Oleh: Ustadzah Rusni Haris Rabu, 11/9/2019 Indonesia berduka. Indonesia kehilangan putra terbaik bangsa, bapak teknologi yang dijuluki "Mr. Crack" yang memiliki segudang prestasi di bidangnya, "Prof. Dr. H. BJ Habibie". Beliau meninggal pada usianya yang ke-83. Begitu banyak do'a yang mengiringi kepergian beliau, begitu banyak kesaksian akan kebaikan - kebaikan beliau dari penduduk bumi dan begitu banyak yang bersedih dengan kepergiannya. Mudah - mudahan sebagai tanda bahwa beliau husnul khotimah. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Mereka lewat mengusung jenazah, lalu mereka memujinya dengan kebaikan. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wajib.” Kemudian mereka lewat dengan mengusung jenazah yang lain, lalu mereka membicarakan kejelekannya. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wajib.” Umar bin Al-Khattab lantas bertanya, “Apakah yang wajib itu?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, هَذَا أَثْنَيْتُ...