Langsung ke konten utama

Postingan

Membenahi Ukhuwah Kita

  Membenahi Ukhuwah Kita Oleh: umA di Bumi Allah Ukhuwah itu bukan fatamorgana Ia sungguh benar-benar ada Hanya saja, suka tak suka, hari ini kita dihadapkan kenyataaan berat Ukhuwah, entah mengapa, seolah mati rasa Masih adakah penerus Sa’ad bin Ar-Rabi yang rela melepaskan hartanya hingga separuhnya untuk saudaranya yang berhijrah karena Allah? Masih adakah penerus Salman Al-Farisi yang bahkan meridhai dan turut berbahagia ketika ternyata wanita idamannya malah memilih sahabatnya sendiri? Masih adakah penerus 3 sahabat di Perang Yarmuk yang saling merelakan air di saat sakaratnya hingga mereka rela menjemput syahid dalam keadaan dahaga? Allahu akbar.. Masih adakah wajah manis yang seharusnya bisa lebih indah kepada saudara seiman yang sama-sama berjuang di jalan Allah? Masih adakah tegur sapa ringan yang boleh jadi menguatkan jiwa yang sedang resah? Kemanakah rangkulan-rangkulan yang saling menguatkan, padahal kita berkata ‘sama-sama pejuang Allah’? Banyak yg memilih mundur nyata...

SURAT CINTA DI AKHIR RAMADHAN

  Surat Cinta di Akhir Ramadhan Oleh: umA  Assalamu’alaikum B agaimana kabarmu di akhir Ramadhan? Apakah engkau berbahagia? Ataukah air mata tengah membasahi pipimu? Atau.. mungkin perasaan campur aduk entah bagaimana mengutarakannya. Sahabat, di akhir Ramadhan ini, tidak semua kita memiliki kondisi yang sama. Ada yang diberikan kemampuan oleh Allah untuk beri’tikaf, memaksimalkan tilawah hingga berkali-kali khatam, atau dimudahkan untuk menegakkan punggung berdiri berlama-lama shalat.  Tapi ada juga, yang harus menahan pedih terbaring tak berdaya, menitikkan air mata karena tak mampu puasa, atau harus mengorbankan waktu dan tenaga untuk sesuap nasi keluarga. Tapi, tahukah kawan, rahmat Allah begitu luas! Ibadah itu semua yang diridhai Allah, tak terbatas pada shalat dan puasa saja, walau keduanya adalah amalan paling utama. Namun, ada di antara kita yang harus membantu orang tua mengaduk-aduk beras atau mengisi ketupat. Itu pun bisa bernilai ibadah jika niat kita untuk m...

Sambut Ramadhan, Muslimah Wahdah Jakarta Selatan Gelar Daurah Ramadhan Muslimah

  Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang akan jatuh awal bulan April mendatang, Muslimah Wahdah Jakarta Selatan kembali menggelar event tahunan Daurah Ramadhan Muslimah secara hybrid pada Ahad, 20 Maret 2022 di Markaz Qur'an Muslimah Wahdah Jakarta Selatan dan virtual zoom.  Bertemakan "Membingkai Takwa Menuju Ramadhan Kaffah", daurah ini bertujuan untuk membekali para muslimah dengan ilmu  dan amalan - amalan syar'i.  Perwakilan Ketua Muslimah Wahdah Jakarta Selatan, Ustadzah Sitti Alvianti Rafiuddin, S.Gz, M.Si. yang biasa disapa Ustadzah Vivi dalam sambutannya mengatakan bahwa persiapan menyambut ramadhan harus maksimal.  "Ketika tamu agung akan berkunjung ke rumah kita semisal Presiden atau lebih dari itu, tentu persiapan kita akan sangat totalitas, sangat maksimal, apatah lagi ini tamu agungnya datang dari Allah pencipta kita." tutur Ustadzah Vivi.  Tidak hanya itu, Ustadzah Vivi kembali memotivasi dengan mengajak Ramadhan kali ini harus kaffa...

Petuah Ulama 2

Urgensi amal yang benar 🌿 Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata: "Ihsan dalam beramal lebih penting daripada sekadar memperbanyak amalan, meskipun banyak beramal itu diperlukan, tetapi yang lebih penting adalah ihsan dalam beramal. 🌹 Dikatakan kepada Abu Ali Ibn Al-Fudayl Ibn Iyad:  Wahai Abu Ali, apakah arti أحسن العمل (amal yang paling baik)? Beliau  berkata: "Yang paling ikhlas dan paling benar."  ⏩ “Jika suatu perbuatan itu ikhlas namun tidak benar, maka tidak akan diterima, dan jika benar tapi tidak ikhlas, maka tidak akan diterima, hingga ikhlas dan benar.”  ⏩ “Ikhlas itu hendaknya semata-mata untuk Allah, dan benar itu adalah berada di atas Sunnah". 📚(https://binbaz.org.sa/fatwas/2746/)  ✒ *Komisi Muslimah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah* =======

Petuah Ulama 1

Buah Keimanan Pada Takdir 🌿 Tidaklah Seseorang beriman kepada takdir dengan benar, melainkan ia akan mengetahui hikmah Allah Ta'ala di balik kebaikan dan keburukan yang ia dapatkan, juga semakin menyadari bahwa di balik apa yang ia pikirkan dan khayalkan ada Dzat Yang Maha Besar, Maha Tau dan Maha bijaksana 🌹 _boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui._  📚 Qs. Al Baqarah: 216 📚 (Al Iman Bi Al Qadha Wa Al Qadr, Syekh Muhammad Bin Ibrahim Al Hamd, hal. 37) ✒ *Komisi Muslimah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah* =======

Digelar Secara Hybrid, Mukerda V Muslimah Wahdah Daerah Jakarta Selatan Taat Prokes

Muslimah Wahdah Jakarta Selatan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) V pada Sabtu, 3 Rajab 1443 H/ 5 Februari 2022 di Aula Kampus Nusa Mandiri, Ragunan, Jaksel. Mukerda V bertujuan untuk menyusun program kerja strategis dalam satu tahun kedepan, dengan tajuk "Mengokohkan Peran Muslimah Wahdah dalam Mengatasi Persoalan Ummat dan Bangsa".  Digelar secara hybrid, Mukerda dilaksanakan  tetap taat prokes. Peserta yang hadir secara luring hanya pengurus inti dan ketua unit pengurus baru periode 2022 - 2026 M, ketua MWW sebagai pendamping jalannya Mukerda serta panitia pelaksana. Syarat lainnya mereka harus dalam keadaan sehat (tidak sedang flu,batuk, demam atau sakit lainnya). Sementara anggota unit, perwakilan MWW dan perwakilan MWD lain hadir secara daring. Dalam sambutannya, Ketua MWD terpilih Ustadzah Rusni Haris mengharapkan agar seluruh peserta dapat secara maksimal  menyampaikan masukan dan tanggapan yang berguna untuk perbaikan kerja dakwah kedepan.  Hadir ...

KEUTAMAAN SELALU DALAM KONDISI BERWUDHU

KEUTAMAAN SELALU DALAM KONDISI BERWUDHU Penulis : Ustadz Fakhrizal Idris, Lc., M.A. (Alumni S1 Fakultas Hadis Universitas Islam Madinah dan S2 Universitas Taibah Madinah) وَعَنْ بُرَيْدَةَ بنِ الحُصَيْبِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: أَصْبَحَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَا بِلَالًا فَقَالَ: ((يَا بِلَالُ، بِمَ سَبَقْتَنِي إِلَى الجَنَّة؟ فَمَا دَخَلْتُ الجَنَّةَ قَطُّ إِلَّا وَسَمِعْتُ خَشْخَشَتَكَ أَمَامِي، دَخَلْتُ البَارِحَةَ فَسَمِعْتُ خَشْخَشَتَكَ أَمَامِي، فَأَتَيْتُ عَلَى قَصْرٍ مُرَبَّعٍ مُشْرِفٍ مِنْ ذَهَبٍ، فَقُلْتُ: لِمَنْ هَذَا القَصْرُ؟ قَالُوا: لِرَجُلٍ عَرَبِيٍّ، فَقُلْتُ: أَنَا عَرَبِيُّ، لِمَنْ هَذَا القَصْرُ؟ قَالُوا: لِرَجُلٍ مِنْ قُرَيْشٍ، فَقُلْتُ: أَناَ قُرَشِيٌّ، لِمَنْ هَذَا القَصْرُ؟ قَالُوا: لِرَجُلٍ مِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ، فَقُلْتُ: أَنَا مُحَمَّدٌ، لِمَنْ هَذَا القَصْرُ؟ قَالُوا: لِعُمَرَ بنِ الخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ))، فَقَالَ بِلَال: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا أَذَّنْتُ قَطُّ إِلَّا صَلَّيْتُ رَكْعَتَيْنِ، وَمَا أَصَابَنِي حَدَث...